DIGITAL MARKETING
DIGITAL
MARKETING
Dunia kewiraushaan
pada bagian strategi pemasaran terkhusus pada digital marketing sangat
dibutuhkan dan diminati oleh entreperenur muda disebabkan oleh kemajuan
teknologi informasi dan komunikasi yang sangat berkembang pesat pada era ini.
Digital marketing merupakan salah satu inovasi media pemasaran yang mudah pada
masa pandemic sekarang yaitu covid-19 yang mana para pengusaha tidak bisa
memasarkan produknya secara langsung atau konvensional. Internet dan teknologi
digital telah mengubah dunia termasuk dalam dunia pengusaha terkhusus dalam
segi pemasaran yang mana bisa mengubah pla perilaku konsumen. Digital marketing
merupakan bagian dari sebuah jawaban yang diberikan kepada konsumen supaya dari
pihak pebisnis tetap bisa memenangkan persaingan yang terjadi di dunia
wirausaha, dan jika kita ingin menguasai masa depan maka kita perlu juga untuk
menguasai digital teknologi, sebagaimana dikatakan pada teori Darwin “orang
yang sukses bukanlah orang yang kuat, orang yang besar, tetapi melainkan orang
yang dapat beradaptasi dilingkungannya.” Oleh sebab itu jika seorang wirausaha
ingin sukses maka perlunya adaptasi dari cara konvensional ke cara digital.
Perkembangan zaman internet dan teknologi digital sudah menguasai dunia yang
telah mengubah perilaku konsumen dan dianggap sebagai peluang oleh pemilik
bisnis yang mana memudahkan para konsumen untuk memenuhi kebutuhan secara mudah
dan efektif, sehingga digital marketing sebuah jawaban yang kita berikan kepada
konsumen supaya kita tetap bisa memenangkan persaingan yang sedang terjadi di
dunia wirausaha. Jika kita ingin mengusai masa depan, maka kita harus mengusai
digital teknologi.
Data tahun 2019 menyatakn pada saat
itu populasi di Indonesia adalah 268,2 juta. Dari data tersebut 150 juta
diantaranya sudah mengakses internet dan orang sudah mengakses internet
tersebut sudah aktid dalam dunia media sosial atau 80% dari pengguna aktif
media sosial mengaksesnya memlaui media smartphone. Hal itu menjadi target para
pengusaha unutuk memasarkan produk melalui media sosial.
Pada masa covid-19 seperti ini
dimana manusia sangat membutuhkan keperluan dan kebutuhan tapi tidak memungkan
kita unutk keluar dari rumah dikarenakan adanya system PSBB yang dijalankan di
dunia ini tidak hanya di Indonesia tapi di bebrbagia belahan dunia. Dimasa
pandemic ini pertumbuhan pengguna smartphone dan internet berkembang sangta
pesat dibandingkan dengan perkembangan populasi pertumbuhan penduduk. Para
pengusaha melihat peluang dan memandang sebuah positif dalam perkembangan
pemsaran produk. Para pengusaha menjadikan media internet sebagai pemasaran
sebagai contoh yang kita bisa lihat dalam lin youtube yanga mana sudah banyak
pengusaha yang sudah memasarkan produknya tidak hanya itu ada juga whatsapp,
Instagram, facebook, line, twitter, dan lain-lain.
Kelebihan Menggunakan Digital
Marketing
1. Memudahkan Kegiatan Pemasaran
Digital marketing tak lain adalah kegitan marketing dengan menggunakan media
digital. Memudahkan disini artinya adalah mudah dalam mendapatkan customer
dalam meningkatkan pemasaran.Digital merupakan teknologi untuk mendapatkan
customer lebih spesifik, yaitu menjaring customer yang mempunyai minat dengan
produk atau jasa anda, sehingga peluang terjadinya penjualan lebih tinggi. Jauh
lebih jelas dibandingkan cara pemasaran dengan teknik canvasing seperti
menyebar brosur, beriklan di koran, majalah, atau datang ke rumah-rumah secara
random.
2. Pemasaran Lebih Efektif dalam Menjangkau Customer
Kita bisa menarget ingin berapa jumlah pengunjung yang datang ke website atau
toko online kita dalam sehari. Menggunakan beberapa media iklan digital
marketing kita bisa melakukan hal ini. Berbeda dengan toko offline, berapa
banyak yang datang kita tidak bisa mengontrol, tergantung pada orang yang
datang dan mungkin ramainya pada waktu atau event tertentu saja.
3. Biaya Iklan yang Sangat Murah
Bidang marketing pemasaran tidak akan pernah lepas dengan beriklan. Sudah sejak
dari dulu bahwa melakukan pemasaran setidaknya akan menggunakan iklan, mulai
dari iklan di kolom koran, majalah, radio, hingga televisi. Kita tahu harga
iklan di media konvensional harganya jutaan, puluhan bahkan ratusan juta rupiah
yang akan sulit dijangkau oleh pebisnis kecil. Sedangkan beriklan di di Digital
Marketing bisa mulai dari budget Rp 50.000 per hari untuk Google Ads, Facebook
dan Instagram Ads.
4. Data Pemasaran
Dalam semua aspek iklan digital, baik sebelum maupun sesudah melakukan
iklan khususya dengan Google Ads dan Facebook Ads, keuntungan terbesarnya
adalah data. Data siapa saja audiens yang yang melihat iklan, kata kunci yang
dicari, gender, usia, minat, dan lokasi. Semua data diatas bisa digunakan untuk
mengelola ikllan yang lebih efektif dan efisien.
Kekurangan Menggunakan Digital Marketing
1. Sulit Diterapkan Tanpa Pengetahuan dan Pengalaman
Saya berani menjamin meskipun anda mempunyai modal 10 juta untuk mencoba
Digital Marketing sendiri, kemungkinan besar akan sia-sia. Itulah sebabnya
banyak perusahaan memilih menggunakan digital marketing agency. Bahkan dasboard
digital marketing yang paling umum digunakan seperti Google Analytics,
Google Ads dan Facebook Ads Manager sangat rumit dipahami oleh orang awam yang
baru menggunakan, perlu waktu yang lama untuk belajar dan terbiasa.
2. Membutuhkan Passion
Saya sering menemui klien terutama pebisnis yang merasa kesulitan dalam belajar
dan menerapkan Digital Marketing seperti SEO, SEM dan SMM. Karena setiap orang
mempunyai passion yang berbeda pada setiap bidang. Sebagai contoh, pekerjaan
montir bengkel akan sangat sulit dilakukan jika orangnya tidak mempunyai
passion di dunia otomotif.
Ada beberapa pertimbangan mengapa
para wirausahawan muda perlu atau memandang penting untuk aktif atau untuk
merancang sebuah strategi dalam konteks digital marketing. Bagaimana merancang
sebuah strategi atau rencana yang strategis yang akan kita lakukan agar usaha
kita menjadi tumbuh dan berkembang, agar produk kita lebih dikenal oleh banyak
orang dan mampu berdaya saing dengan persaingan yang ada di lingkungan kita,
maka akan menggunakan konsep SOSTAC Marketing Diagram terdapat :
1.
Situation
Analysis
Jika kita ingin
menggunakan digital marketing, kita perlu mengetahui terlebih dahulu situasi
atau posisi kita sedang berada dimana. Ketika sudah mengetahui posisi kita
dimana lalu kedua ada objektif.
2.
Objectives
Apa tujuan yang
ingin kita capai, sehingga jika kita tau posisi dan tujuan kita apa. Seberapa
besar kita mau melakukan efisiensi dalam bisnis yang sedang kita lakukan. Dalam
objektif ini terdapat 5S cara yang lebih generic yang kita lakukan untuk
mencapai tujuan kita, yaitu :
a. Sell
: Kita harus mencatat terlebih dahulu tingkat penjualan kita seperti apa.
b. Serve
: Berbicara mengenai value edit apa yang kita berikan ke konsumen dan bagaimana
kita saat ini memberikan layanan kepada konsumen kita.
c. Sizzle
: Bagaimana kita melakukan promosi dan mendekati konsumen kita, apakah sudah
efektif atau belum misalnya masih menggunakan konvensioal maka promosinya lewat
toko-toko dan itu akan membuat dalam hal pembayaran itu tidak efisien.
d. Speak
: Berbicara tentang bagaimana kita mampu mengkomunikasikan produk atau layanan
yang kita miliki kepada konsumen, artinya dari strategi yang kita lakukan sudah
cukup efektif kah atau bisa menyentuh konsumen kita.
e. Save
: Sudah cukup efisien atau belum dalam pengeluaran atau biaya untuk usaha kita.
Didalam objective ini kita merubah 5S itu untuk melakukan seberapa efektif dan efisiennya perusahaan dimasa yang akan dating
3.
Strategy
Bagaimana cara
kita dapat mencapai tujuan yang kita inginkan. Melalui strategi how do I get
there, kita mulai menyusun Segmenting Targeting and Positioning atau didal
pemasaran dikenal dengan STP. Segmen kita siapa,target yang kita tuju siapa,dan
positioningnya seperti apa dan jangan lupa perlu merancang Online Value Proposition
(OVP) atau apa value yang kita unggulkan dalam bisnis kita. Kita juga harus
meningkatkan kredibilitas kita melalui media sosial, misalkan ketika menjual
sebuah produk melakukan strategi deskripsi produk yang jelas atau membebaskan
untuk mereview produk, dengan cara seerti itu kita tidak perlu repot untuk
menarik konsumen karena kita sudah mendapat kepercayaan dari konsumen.
4.
Tactics
Cara yang harus
kita lakukan agar tujuan kita tercapai. Media platform apa saja yang akan kita
lakukan untuk mempromosikan produk yang kita miliki. Apa saja yang perlu kita
lakukan untuk meningkatkan penjualan kita.
5.
Actions
Maka kita mulai
melaksanakan detail dari taktik yang sudah kita buat. Kita melaksanakan suatu
kegiatan yang dapat membantu usaha kita sesuai dengan strategi yang sudah
dibuat.
6.
Control
Memonitor atau
menyusun performa strategi yang sudah kita buat apakah sudah cukup maksimal
atau belum.
Hal diatas merupakan sebuah siklus yang tidak dapat
berhenti begitu saja, apalagi saat kita ingin mengembangkan usaha kita. Kita
dituntun untuk membuat sebuah inovasi untuk membuat sebuah usaha kita lebih
unggul daripada pesaing kita.
Comments
Post a Comment